Makanan orang mukmin di zaman Dajjal
Sahabat SantriLampung Rohimakumullah; Zaman Dajjal atau kehadiran Dajjal di muka bumi ini tidaklah lama, tetapi kehadirannya menyebabkan kesengsaraan yang sangat luar biasa bukan hanya kepada yang hidup tetapi juga kebahayaan bagi yang sudah mati karena dajjal dapat menghidupkan yang mati lalu kemudian menjadikan sebagai hambanya.
Sahabat SantriLampung yang beriman; Dajjal akan muncul saat dunia ini mengalami kemarau dahsyat atau kekeringan yang sangat ekstrem, hewan ternak banyak yang mati, tanaman tidak dapat tumbuh, daratan kering kerontang hingga menyebabkan kelaparan yang sangat hebat. Lantas apa yang menjadi makanan manusia saat itu? Tidak Ada!. kecuali bagi mukmin yang berzikir.
Makanan orang mukmin pada zaman fitnah Dajjal bukanlah makanan fisik, seperti nasi, roti, sayuran, dll, melainkan zikir kepada Allah, yang berupa tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir. Zikir ini berfungsi menghilangkan rasa lapar. Makanan orang mukmin pada zaman dajjal adalah makanannya malaikat (Zikir). (dan Allah akan menghilangkan rasa lapar bagi orang beriman yang berdzikir).
Dari Ibnu Umar r.a. Rosulullah s.a.w. bersabda;
طعام المؤمنين في زمن الدجال طعام الملائكة : التسبيح والتقديس فمن كان منطقه يومئذ التسبيح والتقديس أذهب الله عنه الجوع. رواه الحاكم
Makanan orang-orang mukmin di zaman Dajjal sama dengan makanan para malaikat, yaitu: tasbih dan taqdis (Subhanallah). Barang siapa di Zaman tersebut ucapannya hanyalah tasbih dan taqdis, niscaya Allah melenyapkan rasa laparnya. Riwayat Hakim melalui Ibnu Umar r.a.
Bacaan Subhaanallaah dan Subhaanal Malikul Qudduus adalah makanan para malaikat. Kelak di zaman Dajjal makanan kaum mukminin adalah kedua kalimat tersebut. Oleh karena itu, barang siapa yang pada zaman tersebut membaca kedua kalimah itu, niscaya Allah akan melenyapkan rasa lapar darinya.
Dapat disimpulkan dari hadis ini bahwa pada akhir zaman nanti
yaitu pada zaman Dajjal, orang-orang yang beriman kepada Allah Swt
dan ingkar terhadap Dajjal tidak dapat menemukan makanan untuk
diri mereka. Hal itu terjadi karena pengaruh sihir Daijal yang sangat
kuat hingga semua tanah milik mereka gersang dan jalan penghidupan
mereka kering. Akan tetapi, Allah Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, maka Dia
menggantikan makanan mereka dengan kedua kalimah tersebut.
Barokallohu fiy kum terima kasih sudah membaca, semoga kita semua, keluarga kita semua selamat dari fitnah Dajjal.
Mau donasi lewat mana?
REK (7310986188)

Gabung dalam percakapan