Harta menurut Para Ahli
Harta itu adalah ...? Sahabat SantriLampung yang dirahmati Allah; Berikut beberapa pendapat para ahli hikmah mengenai harta yang telah kami rangkum singkat padat dan bergizi bagi Jiwa yang terlena oleh harta :
- Harta itu ibarat ular, mengandung obat sekaligus juga racun (bisa ular). Bagi seorang ahli, tidak ada kesulitan baginya untuk menangkap dan mengeluarkan obat yang terkandung di dalam badannya. Sedangkan bagi orang dungu, bisa ular (racun) itu dapat memembuatnya mati.
- Jangan mencintai harta karena dia adalah harta; tetapi harta hanya dicintai karena dia adalah pemberian Tuhan. (Dengan demikÃan orang yang boros berarti orang yang tidak menghargai pemberian Tuhan!)
- Rauplah harta dunia sebanyak-banyaknya, tetapi kemudian gunakanlah untuk menciptakan amal sebanyak-banyaknya bagi kepentingan akhirat. Janganlah sampai terjebak dengan harta, sebagaimana yang pernah dialami oleh nabi Sulaiman, yaitu ketika pada suatu peristiwa beliau lalai pada Allah karena terpesona dengan keindahan kuda-kuda yang dimilikinya.
- Bila bukan harta yang meninggalkan kita, maka pasti kita yang akan meninggalkan dia. Ini adalah sunatullah (Harga mati tanpa bisa ditawar).
- Harta itu harus difungsikan pada tempatnya, yaitu untuk memudahkan taat pada Allah. Dengan banyak harta akan menjaga derajat kehormatan, sehingga berdakwah akan lebih mudah karena orang lebih 'memandang' kita ["Alang kah indahnya kalau berkumpul agama dan dunia pada seseorang, dan alangkah sengsaranya kalau berkumpul kefakiran dan kemiskinan pada seseorang"].
- Orang kaya ialah orang yang sedikit keperluannya.
- Orang yang tercela adalah orang yang tidak henti-hentinya mengumpulkan harta untuk ahli warisnya sementara dia sendiri enggan menggunakannya (untuk beramal saleh). Seperti halnya anjing berburu yang menahan diri untuk memangsa. sedang dia melilit binatang buruannya agar orang lain dapat memakannya.
- Harta itu bila tidak kita perlakukan dengan hati-hati akan dapat menjadi tunggangan nafsu.
Anas bin Malik berkata bahwasanya Rasulullah saw. pernah bersabda: "Andaikata seorang anak Adam (manusia) mempunyai satu lembah emas, pasti ia ingin mempunyai dua lembah. Dan tiada yang dapat menutup mulutnya (tidak ada yang dapat menghentikan kerakusannya kepada dunia) kecuali tanah (maut). Dan Allah berkenan memberi tobat pada siapa saja yang bertobat." (HR. Bukhari & Muslim).
Mau donasi lewat mana?
REK (7310986188)

Gabung dalam percakapan