Kekeliruan Persepsi

Kekeliruan Persepsi mengakibatkan Kelemahan Iman ~ George Soros dalam teori reflexivity : "PERSEPSI MENGUBAH PERISTIWA. PERISTIWA MENGUBAH PERSEPSI!" 

Persepsi-persepsi yang tidak sesuai dengan maksud Al Qur'an (walaupun kedengarannya benar), bagaikan bom waktu yang kelak akan menjerumuskan keimanan kita. Pendapat manusia hanyalah kebenaran sesaat, karena memang sifat manusia tidak mengetahui yang hakiki. Al Qur'an lah sumber kebenaran

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui". Al-Baqarah (2):216 

Telah banyak manusia yang ahli dalam masalah keduniaan, namun mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Banyak orang yang hidupnya kacau, selalu resah, mentalnya rapuh, sedangkan mereka itu adalah sarjana, cendekiawan yang sangat ahli menggunakan akalnya dalam merengkuh dunia. Kenapa ini terjadi? Sesungguhnya mereka sudah diberi akal cemerlang, terbukti mereka telah mampu "mengatur" dunia. Tetapi sayangnya mereka tidak pernah secara serius menggunakan akalnya yang cemerlang itu untuk mempelajari ayat-ayat-Nya. Khususnya ayat-ayat-NNya yang berkaitan dengan masalah kehidupan abadi di akhirat nanti, mau tidak mau, akan mereka jalani. Mengapa hati mereka seolah-olah tertutun akhirat untuk memikirkan hal, yang sebenarnya, paling pennting ini? Padahal Allah telah mengingatkan manusia dengan "membocorkan" peristiwa yang bakal terjadi nanti ;

"Dan orang-orang itu berkata, seandainya kami mau mendengarkan (nasihat agama) dan kami menggunakan akal-akal kami, pasti kami tidak menjadi penghuni neraka Sa'ir". Al-Mulk (67):10

Apakah keengganan manusia untuk memahami masalah akhirat ini bukti keberhasilan sumpah setan? Wallahu a'lam bish shawab.

"Sesunggquhnya setan berkata: "Demi kemuliaan Engkau wahai Tuhan, aku senantíasa menyesatkan hamba-Mu selama roh mereka berada dalam tubuh mereka.." Riwayat Ahmad & Abi Sa'id 

Berikut persepsi-persepsi yang dianggap benar oleh sebagian masyarakat kita namun sebenarnya tidaklah Qur'ani.

  1. Allah hanya memberikan hidayah kepada orang tertentu yang dikehendaki-Nya saja. [Ini keliru]
  2. Sabar ada Batasnya [ini keliru]
  3. Orang sukses adalah orang yang memiliki banyak harta [ini keliru]
  4. Tokoh panutan adalah Ulama dan Orangtua (sesepuh) [ini keliru]
  5. Agama bukan suatu keharusan, yang penting kita berbuat baik dan tidak meragukan orang lain [ini keliru]
  6. Roh orang yang sudah meninggal bisa berhubungan dengan manusia [ini keliru]
  7. Fanatik Madzhab [ini juga keliru]
  8. Kecuali Nabi, tidak ada manusia yang dapat taat sepenuhnya kepada Allah [ini keliru]
  9. Anak itu adalah Karunia Allah [ini keliru]
  10. Berdoa Membujuk Allah agar diselamatkan saat bepergian.
  11. Wanita Karier
  12. Konsepsi Take and Give dalam pergaulan tidaklah Islami
  13. Merayakan Ulangtahun
  14. Kehidupan di Neraka tidak kekal

Bersambung! Doakan ya semoga Ownernya sehat selalu, panjang umur, murah segala galanya sehingga dapat menjelaskan poin poin di atas.

Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk