Assalamu'alaikum Sahabat beriman, Ushikum wa Nafsiy ; [1] Bertaqwalah kepada Allah. [2] Dia melihatmu setiap saat. [3] Laksanakan perintah-Nya. [4] Jauhi Larangan-Nya. Kita semua sama kok Cuma Calon Jenazah. Semuanya akan ditinggal kecuali Hasil Usaha Taqwa (Fahala). Pesan ini disampaikan oleh ; Mbah Kholil Al Andalasi
Sayang Aku Disini, Kamu kesini ya. Ditunggu lho

Gelar Kesasar

Gelar kesasar artinya "sebutan" yang hanya "menyasar" dalam kurun waktu tertentu bahkan sesaat, dan oleh karena kesasar maka selanjutnya ia akan pergi

Sahabat SantriLampung yang dirahmati Allah, pada kesempatan yang berbahagia ini kami ingin menulis artikel berjudul Gelar Kesasar.

Gelar kesasar artinya "sebutan" yang hanya "menyasar" dalam kurun waktu tertentu bahkan sesaat, dan oleh karena kesasar maka selanjutnya ia akan pergi dari tempat kesasar menuju tempat yang menjadi tujuan aslinya.

Manusia adalah identitas makhluk hidup di bumi yang diciptakan sebaik-baik makhluk diantara makhluk-makhluk Allah yang lain seperti malaikat, jin, syetan, iblis dll.

Penyebutan "Manusia" sejatinya hanyalah gelar kesasar, termasuk apa saja yang melekat padanya seperti gelar akademis, jabatan publik, status sosial (miskin, cukup, kaya, kayaraya), semua itu akan pergi meninggalkan tempat ia kesasar. Sebagai bukti ketika manusia tersebut mati kehilangan nyawanya maka manusia tersebut ditinggalkan oleh identitas kemahlukannya dan berubah menjadi Mayat. 

Nama yang melekat pada manusia, serta gelar akademis yang kerap bersanding di depan atau di belakang nama juga adalah gelar kesasar, buktinya setelah manusia itu mati kehilangan nyawanya maka akan ditinggalkan juga oleh namanya dan berubah menjadi jenazah. 

Sebagai contoh misal, Manusia bernama Prof. DR. Fauzi Toha, M.Sc. selama ia hidup namanya selalu disebut lengkap dengan gelar, ditulis juga lengkap dengan gelar akademis bahkan jika ada jabatan juga dicantumkan. Tetapi ketika si-Fauzi Toha tadi meninggal, maka orang orang akan berkata atau bertanya "dimana jenazahnya" tidak lagi menyebut nama lengkap beserta gelarnya berganti atau berpindah menjadi jenazah.

Materi, kekayaan, perhiasan juga ternyata titipan yang kesasar, yang akan berpindah dan kembali kepada pemiliknya (Allah).

Jangan terlena dan bangga dengan gelar kesasar, karena ia akan pergi berpindah pada tujuan sejati.

Demikianlah artikel singkat mengenai gelar kesasar yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi nasihat manfaat yang dapat  mengokohkan ketaqwaan kepada Allah, menumbuhkan kesadaran bahwa apa yang melekat pada kita (identitas) sejatinya  hanyalah gelar kesasar. 

Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk