Tatacara Mengkafani Jenazah

Sahabat SantriLampung rohimakumullah; Hukum mengkafani jenazah adalah fardhu kifayah. Kain kafan beserta pengharum dibeli dari harta jenazah, jika tidak meninggalkan harta maka di ambil dari pihak keluarganya, jika tidak ada maka di ambilkan dari baitul maal, jika tidak ada juga maka orang muslim yang mampu dianjirkan untuk menyediakan kafan untuk jenazah. Kain kafan sekurang-kurangnya 1 lapis kain yang menuutpi badan mayat, untuk laki laki sebaiknya 3 lapis kain putih dan tiap tiap lapis menutupi seluruh  badannya.

Cara mengkafani jenazah laki-laki

  1. Betangkan kain kafan sehelai demi sehelai. Masing-masing lembaran ditaburi wangi-wangian seperti kapur barus. Lembar paling bawah hendaklah lebih lebar.
  2. Angkatlah jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain, dan letakkan di atas kain kafan memanjang lalu ditaburi wangi wangian.
  3. Selimutkan kain kafan sebelah kanan yang paling atas. Kemudian ujung lembar sebelah kiri, demikian seterusnya selembar demi selembar.
  4. Ikatlah jenazah dengan tali yang sudah disrdiakan sebelumnya, di bawah kain kafan 3 atau 5 ikatan. Dan lepaskanlah tali-tali tersebut ketika jenazah sudah diletakkan di dalam kubur.
  5. Jika kain kafan tidak cukup menutupi seluruh tubuh maka bagian kepala dan kaki yang terbuka boleh ditutup dengan kain seperti kertas atau semacamnya.

Cara mengkafani jenazah perempuan

  1. Susunlah kain kafan yang sudah dipotong-potong untuk masing-masing bagian dengan tertib. Kain kafan untuk jenazah perempuan terdiri dari lima lembar kain putih yaitu; 
  2. (a) Lembar pertama yang paling bawah 
          untuk menutupi seluruh tubuh. 
    (b) Lembar kedua untuk kerudung kepala. 
    (c) Lembar ketiga untuk baju kurung. 
    (d) Lembar keempat untuk pinggang 
          hingga kaki. 
    (e) Lembar kelima untuk menutupi 
          pinggul dan paha.
  3. Angkatlah mayat dalam keadaan tertutup dengan kain, letakkan di atas kain kafan dan taburi wangi-wangian atau kapur barus. 
  4. Ikatlah kain penutup kedua pahanya.  
  5. Pasangkan kain sarungnya. 
  6. Pakaikan baju kurungnya. 
  7. Dandani rambutnya tiga kepang dan julurkan ke belakang.
  8. Pakaikan tutup kepalanya
  9. Membungkus dengan kain kafan terakhir dengan cara mempertemukan kedua pinggir kiri dan kanan, lalu digulung ke dalam dan setelah itu diikatkan talinya.

Demikian cara mengkafani jenazah semoga bermanfaat. Barokallohu fiy kum.

Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk