Janganlah mendendam

Sahabat SantriLampung yang dirahmati Allah; Dendam adalah emosi negatif berupa amarah intens dan keinginan kuat untuk membalas perlakuan buruk

Sahabat SantriLampung yang dirahmati Allah; Dendam adalah emosi negatif berupa amarah intens dan keinginan kuat untuk membalas perlakuan buruk atau penderitaan yang ditimbulkan orang lain. Ini adalah bentuk "keadilan liar" atau permusuhan yang disimpan di hati. Dendam berbahaya bagi kesehatan mental dan fisik. Dalam Islam dendam merupakan akhlak tercela dan terlarang. Ummat Islam dilarang keras memiliki jiwa yang pendedam. Dalam kitab ta'im dijepaskan ,

دَعِ الْمَرْءَ لاَتُجْزِ عَلَى سُوْءِ فِعْلِهِ سَيَكْفِيْهِ مَا فِيْهِ وَمَا هُوَ فَاعِلُهُ

Jangan hiraukan orang lain yang berbuat jahat kepadamu jangan engkau balas perbuatan jahatnya karena dia akan di balas oleh perbuatannya sendiri.

Setiap perbuatan manusia adalah tanggung jawab dirinya sendiri, tanggung jawab terhadap tuhannya dan terhadap orang yang tersangkut dengan perbuatannya.

Ketika perbuatannya baik maka dia sendiri yang akan menerima buah dari kebaikannya dan ketika perbuatannya buruk maka dia pula yang akan menanggung akibatnya, namun demikian orang berbuat keburukan terkadang dia melakukan karena dia tidak tahu bahwa apa yang di lakukan adalah perbuatan yang buruk, atau dia melakukan dalam keadaan tertutup matahatinya, dan orang sepereti itu sangat pantas untuk di kasihani dan di ingatkan. 

Maka dari itu ketika ada orang berbuat tidak baik kepada kita semestinya kita mengasihi mereka karena mereka bodoh, tidak tahu bahwa apa yang dilakukan terhadap kita adalah sesuatu tang tidak baik, atau mereka lakukan tanpa kesadaran dengan mata hati yang tertutup, tidak menyadari bahwa apa yang dilakukan malah akan mencelakakan dirinya sendiri, mungkin di dunia tapi yang pasti bila tidak mendapatkan pengampunan dari kita atau tuhan maka dia akan celaka di akherat kelak.

Mereka tidak tahu bahwa perbuatan jeleknya pasti akan di balas oleh Allah taala, maka dari itu kita jangan menambahi hukuman terhadapnya dengan dendam, cukupkanlah hukumannya dengan di serahkan kepada yang maha adil dan bijaksana.

Terimakasih sudah membaca, Barokallohu fiy kum.


Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk