Peristiwa Penting Rabi'ul Akhir

Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah atau sistem penanggalan berbasis bulan (lunar calendar). Bulan yang juga kerap disapa dengan sebutan Rabi’uts Tsani ini memiliki rekam sejarah panjang, baik dari segi penamaannya maupun berbagai peristiwa penting yang terjadi di dalamnya.

Sejarah dan Asal-usul Penamaan

Pada masa Jahiliyah, masyarakat Arab mengenal bulan Rabiul Akhir dengan nama Wubshan atau Wabshan. Berdasarkan satu pendapat sejarah, sosok yang pertama kali memberikan nama Rabiul Akhir adalah Kilab bin Murrah, buyut kelima dari Rasulullah saw.

Penamaan ini sangat erat kaitannya dengan fenomena alam di Jazirah Arab, yaitu musim rabi’ atau musim semi. Pada periode tersebut, alam sekitar menjadi subur:

  1.  Rerumputan menghijau pesat
  2. Tanaman tumbuh dengan subur
  3. Pepohonan mulai banyak berbuah

Lantaran fenomena musim semi ini berlangsung selama dua bulan, nama tersebut disematkan pada dua bulan yang berurutan, yakni Rabiul Awal dan Rabiul Akhir.

Menurut Abu al-Ghauts dalam Lisanul ‘Arab, kata rabi’ selain menjadi nama bulan juga merujuk pada salah satu dari enam musim yang dikenal masyarakat Arab kala itu:

  •  Ar-rabi’ al-awwal (musim semi pertama)
  • Shaif (musim panas)
  • Qaizh (puncak musim panas)
  • Al-rabi’ al-tsani (musim semi kedua)
  • Kharif (musim gugur)
  • Syitha (musim dingin)

Dalam tradisi pengucapannya, masyarakat Arab biasa mendahuluinya dengan kata syahr (bulan). Berdasarkan tata bahasa (idhafat), terdapat dua versi pelafalan yang lazim digunakan, yakni syahru rabi’in al-akhir dan syahru rabi’il akhir.

Enam Peristiwa Penting dalam Sejarah Islam

Selain memiliki latar belakang alam yang teduh, bulan Rabiul Akhir juga mencatatkan serangkaian peristiwa sejarah penting bagi umat Islam:

 1. Turunnya Surat Al-Hasyr

Latar belakang turunnya surah ini adalah merespons upaya pembunuhan terhadap Rasulullah saw yang dilakukan oleh kaum Yahudi Bani Nadhir. Peristiwa ini berujung pada pengusiran mereka dari Madinah, sebagaimana diabadikan dalam Al-Qur'an surah Al-Hasyr ayat 2–3.

 2. Utusan kepada Bani al-Harits

Pada Rabiul Akhir tahun 10 Hijriah, Rasulullah saw mengutus Khalid bin al-Walid kepada Bani al-Harits bin Ka‘b. Berkat dakwah dan perjuangan Khalid, kaum tersebut akhirnya memeluk agama Islam.

 3. Perang Dzat ar-Riqa’

Menurut riwayat Ibnu Ishaq, pertempuran ini berlangsung pada bulan Rabiul Akhir, tidak lama setelah peristiwa penanganan terhadap Bani Nadhir.

 4. Perang al-Ghabah

Sebuah ekspedisi militer yang dipimpin langsung oleh Rasulullah saw pada tahun ke-6 Hijriah.

 5. Ekspedisi Perang al-Ghamr

Misi militer yang dipimpin oleh sahabat ‘Ukasyah bin Mihshan.

 6. Ekspedisi Dzul Qashshah

Pengiriman pasukan khusus yang dipimpin oleh Muhammad bin Maslamah menuju wilayah Dzul Qashshah.

Mengenal sejarah penamaan serta ragam peristiwa di bulan Rabiul Akhir tidak sekadar menambah wawasan sejarah, tetapi juga menjadi sarana perenungan untuk mengambil hikmah dan teladan dari perjuangan masa lalu.

Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk