Agama Kunci segala Kebaikan

Sahabat SantriLampung rohimakumullah; Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan membuatnya faham tentang agamanya, seperti hadits Rasulullah Shollallohu Alaihi Wasallam.

عن أبي درداء رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Dari Abu Darda rodhiAllahu anhu berkata bersabda Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya para nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham (harta kekayaan). Mereka hanya mewariskan ilmu. Barang siapa mengambilnya berarti ia telah mengambil bagian yang banyak.” [HR. Abu Daud].

Blog Partner

5 Tips Meningkatkan Rezeki dan Keluarga Taqwa

Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya, merupakan kunci untuk menekan tombolnya...

Baca Selengkapnya →

Hadits di atas menjelaskan kepada kita bahwa, ilmu adalah warisan para nabi yang merupakan harta terbaik. Jika kita menerima warisan ilmu tersebut lalu mewariskannya kepada keluarga dan orang banyak, maka kita akan mendapatkan bagian (keuntungan) yang banyak. 

Jika ilmu ilmu yang telah kita wariskan lalu diwariskan kembali oleh para keturunan kita kepada orang banyak terus-menerus sampai yaumil qiyamah maka semakin banyak pula keuntungan yang kita dapatkan. Inilah yang selanjutnya disebut warisan jariyah yang akan terus bertambah dan bertambah.

Masih berhubungan dengan warisan ilmu, Nabi ﷺ bersabda;

ومَنْ سَلَكَ طَريقاً يَلتَمِسُ فِيه عِلماً ، سَهَّلَ الله لَهُ بِهِ طَريقاً إلى الجَنَّةِ

“Barangsiapa meniti jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Surga.” (HR. Muslim).

Makna meniti jalan (salaka) pada hadits di atas memiliki arti yang sangat luas dapat di artikan perjalanan menuju majlis, muqim atau mondok di pesantren, pergi-pulang belajar, membaca/memahami, murojaah (mengulang-ulang pelajaran), yang kerap dilakukan oleh pelajar/siswa  mahasiswa/mahasantri. 

Di era teknologi seperti sekarang ini meniti atau mencari ilmu sangatlah mudah. Barang siapa memahami disiplin ilmu berarti ia sedang berjuang menuju syurganya Allah yang oleh-Nya dijamin akan diberikan kemudahan. Semakin tekun belajar ilmu terutama ilmu Agama maka semakin besar kemudahannya menuju syurga. Bahkan dalam riwayat shahih manusia di wajibkan belajar dari buaian sampai liang lahat.

Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa;

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ

“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan membuatnya faham tentang agamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sahabat SantriLampung rohimakumullah; Tentu bersyukur ketika ditakdir atau dikehendaki dalam kebaikan oleh Allah sejak kecil, lahir dari keturunan orang alim, hidup menjadi orang yang cinta ilmu, berkumpul dengan orang berilmu, bahkan meninggal pun di lingkungan orang yang berilmu. Namun tidak semua bernasib demikian, sebagian besar harus berjuang untuk mendapat kehendak baik Allah tersebut.

Sepelik apa pun perjuangan memenuhi kebutuhan hidup jangan tinggalkan belajar Agama karena disitulah terletak kunci kebaikan. Kita harus tetap berjuang memperbaiki pemahaman ilmu Agama agar mendapat kebaikan-kebaikan yang banyak.

Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk