Assalamu'alaikum Sahabat beriman, Ushikum wa Nafsiy ; [1] Bertaqwalah kepada Allah. [2] Dia melihatmu setiap saat. [3] Laksanakan perintah-Nya. [4] Jauhi Larangan-Nya. Kita semua sama kok Cuma Calon Jenazah. Semuanya akan ditinggal kecuali Hasil Usaha Taqwa.

Amerika Lumpuh oleh Badai Salju sampai minus 0⁰C

Badai musim dingin besar yang disebut Presiden Donald Trump sebagai peristiwa “historic” mengganggu aktivitas di sebagian besar wilayah Amerika Serikat, memicu pembatalan ribuan penerbangan, pemadaman listrik massal, serta kondisi jalan berbahaya akibat es dan salju tebal.

Dikutip aljazeera.com, Badan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS) melaporkan hampir 180 juta orang  lebih dari separuh populasi AS  terdampak cuaca ekstrem yang membentang dari Pegunungan Rocky bagian selatan hingga New England. Salju lebat, hujan es, dan hujan beku diperkirakan berlangsung selama beberapa hari dengan suhu di bawah titik beku.

Trump menyetujui deklarasi darurat bencana federal di sedikitnya 12 negara bagian. “Kami akan terus memantau dan tetap berhubungan dengan semua negara bagian yang dilalui badai ini. Tetap aman dan tetap hangat,” tulis Trump.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyebut 17 negara bagian dan District of Columbia telah menetapkan status darurat cuaca. Puluhan ribu warga di wilayah selatan kehilangan pasokan listrik. “Memang ada puluhan ribu orang di negara bagian yang terdampak di wilayah Selatan yang kehilangan aliran listrik. Kami memiliki tim teknisi utilitas yang bekerja untuk memulihkan aliran listrik secepat mungkin,” kata Menteri DHS Kristi Noem.

Gangguan terbesar terjadi pada sektor transportasi udara. FlightAware mencatat lebih dari 4.000 penerbangan pada Sabtu dan 9.000 penerbangan pada Minggu dibatalkan angka tertinggi dalam satu hari sejak pandemi COVID-19. Maskapai besar seperti Delta dan JetBlue memangkas jadwal serta memindahkan kru untuk membantu proses pencairan es di bandara.


Sementara itu, lebih dari 130.000 pelanggan listrik mengalami pemadaman, terutama di Texas dan Louisiana. Di sejumlah wilayah tengah AS, suhu dengan efek angin turun hingga minus 45 derajat Celsius, meningkatkan risiko hipotermia. “Ini adalah badai yang dahsyat,” kata ahli meteorologi Jacob Asherman, yang menyebut badai ini sebagai yang terbesar musim ini dari sisi intensitas dan cakupan.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap berada di rumah. “Mohon, jika memungkinkan, jangan mengemudi, jangan bepergian, jangan melakukan apa pun yang berpotensi membahayakan diri Anda atau orang yang Anda cintai,” ujar Wali Kota New York City Zohran Mamdani.

Badai diperkirakan terus bergerak ke kawasan timur laut yang padat penduduk dengan potensi salju lebih dari 30 sentimeter, sehingga gangguan transportasi dan pasokan listrik kemungkinan berlanjut dalam 6 bulan ke depan Aamiin. 


Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung - Blogger, Designer, Writer and Copy Creator.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk