Meminta Maaf itu Kesatria dan Pemaaf itu Mulia
Sahabat SantriLampung rohimakumullah; sebagaimana telah lumrah bahwa Idul Fitri menjadi momentum umat Islam untuk saling memaafkan sesama. Pada pertemuan kali ini kami bermaksud memberikam sedikit edukasi tentang Maaf-memaafkan. "Meminta Maaf itu Kesatria dan Pemaaf itu Mulia".
Rosulullah bersabda; “Orang yang paling sabar di antara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal dia berkuasa untuk membalasnya.” (Riwayat Ibnu Abiduyya dan Baihaqi)
Allah berfirman; "Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh (jahil atau tidak mengetahui)." (Surah Al- A’raf 7: Ayat 199)
Nabi bersabda, “Tidaklah seorang itu suka memaafkan, melainkan dia akan semakin mulia.” [HR Muslim].
Sahabat; memaafkan orang lain tidak semudah kelihatannya. Kadang, tangan telah berjabat, bibir telah mengatakan "Aku sudah memaafkanmu," tetapi bagaimana dengan realita hati kecil, apakah benar-benar telah memaafkan orang lain dengan tulus? Apakah sudah merelakannya dan tidak akan mengungkit hal itu di kemudian hari? Sekalipun sulit, memaafkan adalah hal yang mulia, memaafkan adalah kemampuan yang bisa dilakukan setiap orang, termasuk kita semua.
Next, pilihan terletak di tangan kita. Jika kita memilih kebahagiaan, maka memaafkan adalah sesuatu yang indah untuk dipilih, lebih indah dari berdendam, karena dendam akan menjadikan jiwa tidak akan damai dan senantiasa sesak seolah-olah ada yang menusuk di dada.
Di dalam al-Quran, terdapat begitu banyak ayat-ayat tentang sifat yang mulia ini. Diantaranya ialah:
Mendapat Ampunan daripada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Allah berfirman : “..hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu; tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu? Dan (ingatlah) Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani”. (QS An-Nuur [24] : 22).
Mendapat ridha dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
Allah berfirman : “...sesiapa yang memaafkan (kejahatan orang) dan berbuat baik (kepadanya), maka pahalanya tetap dijamin oleh Allah (atas tanggungan Allah dengan diberi balasan yang sebaikbaiknya). Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang- orang yang berlaku zalim”. (QS Asy-Syura [42] : 40).
Terakhir, kami mengajak semuanya mari ucapkan hal dibawah ini dengan kesungguhan hati yang serius untuk mendapatkan ridho dari Allah.
Ya Allah aku datang dengan segenap dosa dan kesalahan, Ya Allah telah kumaafkan semua kesalah manusia kepadaku, telah ku bebaskan semua sengketa hati yang berhubungan denganku, selanjutnya aku berserah diri pada-Mu. Ampunilah Dosa seluruh Umat Rosulullah. Aamiin.
Syukron ... Barokallohu fiy kum...
Mau donasi lewat mana?
REK (7310986188)

Gabung dalam percakapan