Hilangnya semangat Tazkiah dalam Pernikahan

Banyak kasus perceraian, Why?  Kenapa dulu pernikahan lebih langgeng dibanding sekarang? 

  1. Runtuhnya kepemimpinan.
    Dulu, peran suami sebagai pemimpin keluarga dan kowam, sementara istri berperan sebagai pendidik dan murobiah. Peran masing-masing sangat jelas dan dihormati. Sekarang, ideologi modern seperti feminisme radikal seringkali digunakan untuk mempertentangkan peran tersebut. Akibatnya, rumah tangga bukan lagi menjadi tempat untuk saling berbagi peran, tetapi justru menjadi arena perbutan otoritas. 
  2. Penyakit keakuan.
    Dulu, orang menikah untuk beribadah, berbakti dan menjalankan suna. Sekarang, banyak orang menikah hanya untuk mencari kebahagiaan pribadi. Ketika muncul sedikit saja ketidakbahagiaan, solusinya dianggap percerayan. Inilah yang disebut hilangnya semangat tazkiah, yaitu proses penyucian jiwa dalam kehidupan berkeluarga. 
  3. Pengaruh media sosial.
    Setiap hari kita disuguhi tontonan yang memamerkan kehidupan orang lain yang tampak sempurna. Hal ini menciptakan ilusi yang menyesatkan, sehingga seseorang mulai meragukan pasangannya sendiri karena terus membandingkan kehidupan nyata dengan dunia maya yang sebenarnya tidak sepenuhnya menggambarkan kenyataan.
  4. Hilangnya kemandirian ekonomi.
    Dulu, banyak keluarga lebih mandiri secara ekonomi, misalnya dengan bercoh-coh tanam dan memenuhi sebagian kebutuhan sendiri. 


Sekarang, ketergantungan terhadap sistem ekonomi di luar keluarga semakin besar. Pekerjaan yang menyita waktu dan gaya hidup konsumtif membuat suami dan istri semakin jarang bertemu, serta memiliki waktu yang cukup untuk berkomunikasi secara berkualitas. Akibatnya, rumah pun berubah fungsi. Dari tempat membangun dan mendidik keluarga, menjadi sekadar tempat singgah untuk tidur.
Baca Juga yang ini ya :
Pasang Iklan

Mau donasi lewat mana?

BSI a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (7310986188)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Alumni Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK BSI 7310986188
an.Kholil Khoirul Muluk