Abu Lahab merupakan Dalil Maulid
Menurut Gus Baha, ternyata Maulid Nabi tidak hanya dirayakan oleh umat Islam, tapi juga oleh non-Muslim atau penyembah berhala (kafir).
Gus Baha menjelaskan, orang kafir pertama yang merayakan peringatan ini ternyata adalah paman Nabi Muhammad SAW, tepatnya Abu Lahab. Sampai-sampai dia memerdekakan budaknya.
“Satu-satunya argumen atau dalil yang menyebut hari lahir paling unik adalah Abu Lahab,” kata Gus Baha. Abu Lahab berbahagia saat Nabi Muhammad SAW lahir.”
"Abu Lahab yang sudah jelas kafir saja, tiap hari senin diringankan siksanya, oleh Allah" sambung putra Kyai Nursalim Rembang itu.
Menurut Gus Baha, jauh sebelum nabi Muhammad diangkat menjadi seorang nabi dan rasul Allah, Abu Lahab adalah orang yang gembira menyambut kelahiran keponakannya.
Hal itu tercantum dalam kitab Shahih Muslim bahwa Abu Lahab merasa sangat gembira ketika mendengar kabar dari budaknya bernama Tsuwaibah bahwa Aminah telah melahirkan anak lelaki, Muhammad.
Saat mendengar kabar itulah, Abu Lahab seketika memerdekakan budaknya tersebut karena telah memberinya sebuah kabar gembira.
"Diriwayatkan hadits shohih, hanya karena senang kelahirannya Nabi, tapi syaratnya iuran. Semua riwayat syaratnya adalah iuran," kata Gus Baha.
"Bahwa Abu Lahab itu iuran (bersedekah) dengan memerdekakan Tsuwaibah, terus habis itu ia bersedekah sebanyak-banyaknya sebab senang keponakannya lahir," sambung Gus Baha.
Gus Baha menjelaskan sebuat riwayat yang menyebutkan Abu Lahab diceritakan oleh Al-Abbas, paman Nabi, bahwa beliau bermimpi melihat Abu Lahab.
Dikatakan ‘bagaimana keadaanmu?’ Dia (Abu Lahab) berkata ‘saya seperti yang engkau lihat. Tersiksa. Tapi setiap hari Senin Allah meringankan siksa-Nya kepadaku karena aku bergembira dengan kelahiran Nabi Muhammad.
"Kalau Abu Lahab yang kafir saja bisa menerima syafaat, meskipun di hari senin saja, karena senang terhadap kelahiran Nabi Muhammad, apalagi orang mukmin," tegas Gus Baha.
Gus Baha lantas mengatakan semenjak itu tidak ada konsensus tentang kemungkinan maulid Nabi bi'dah.
"Karena tadi dalilnya, apalagi sekarang ada orang yang nyinyir, menghadiri maulid Nabi kok bertato, gak sholat, masih enteng itu, Abu Lahab malah kafir," kata Gus Baha.
Sebagai informasi, Abu Lahab merupakan paman Nabi Muhammad SAW. Ia adalah kakak seayah dari ayah Nabi Muhammad yakni Abdullah bin Abdul Muthalib.
Abu Lahab terang-terangan memusuhi dan menetang Nabi Muhammad SAW saat diangkat menjadi seorang nabi dan rasul Allah.
Karena itulah Abu Lahab dikenal sebagai salah satu tokoh kafir Quraisy yang menjadi musuh Islam terbesar sepanjang sejarah.
Tak hanya itu, karena permusuhan itulah, namanya kemudian diabadikan menjadi salah satu nama Surat di dalam Al-Qur’an, Al-Lahab.
Dari pemaparan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa, orang yang pertama gembira saat nabi muhammad lahir justru orang kafir. Peringatan maulid nabi adalah hal yang dibenarkan dan bukan bid'ah, justeru merupakan kegiatan yang berkah dan berfala, sebagai perbandingannya Abu lahab saja yang kafir lalu gembira mendengar Nabi Muhammad lahir itu dibebaskan siksa setiap hari senin. Kita yang menghidup hidupkan majlis saat maulid nabi tentu jauh lebih besar keutamaannya dari Abu Lahab. Semoga memberi tambahan Ilmu.

Mau donasi lewat mana?
REK (90000-4648-1967)
Gabung dalam percakapan