Orang Pertama Percaya Perisriwa Isro' Mi'roj Nabi



Musim peringatan Isro' Mi'raj kembali hadir Alhamdulillah umur kita masih diperpanjang Allah dengan kecukupan kecukupan yang patut disyukuri. Nganu mari sareng Mbah kholil kita ungak ungak lagi pelajaran penting ini, yah lumayan buat bekel akhirat.


قَدْ فَازَ صِـدِّيْقٌ بِتَصْـدِيْقٍ لَهُ  وَبِالْعُرُوْجِ الصِّـدْقُ وَافَى أَهْلَهُ


Sungguh beruntung sahabat Abubakar As-Shiddiq dengan membenarkan peristiwa tersebut, juga peristiwa Mi'raj yang sudah sepantasnya kebenaran itu disandang bagi pelaku Isro' Mi'roj

Setelah melakukan isra' mi'raj, Nabi Muhammad kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kaum Quraisy Mekkah, namun tidak seorangpun yang mempercayainya dan menganggap Nabi mengada-ada dan membuat berita palsu. Kecuali satu orang sahabat yang langsung mempercayainya, yakni sahabat Abu Bakar RA. Bahkan beliau berkata, "Jangankan peristiwa itu, lebih aneh dari itupun aku percaya, kalau Nabi Muhammad SAW yang mengatakannya". Itulah sebabnya beliau diberi gelar as-Shiddiq (seorang yang selalu membenarkan Nabi Muhammad).

Sebelum peristiwa isra' mi'raj tersebut, Nabi Muhammad diberi gelar oleh penduduk Makkah dengan sebutan al-Amin. Yakni orang yang dapat dipercaya. Semua masyarakat Makkah percaya bahwa perkataan Nabi pasti benar, selalu jujur serta tidak pernah menipu. Namun ketika Nabi Muhammad menyampaikan cerita isra' mi'raj, kebanyakan masyarakat langsung tidak mempercayainya. Hal ini menunjukkan bahwa isra' mi'raj adalah kejadian yang sangat luar biasa sehingga mampu menimbulkan keraguan mayoritas masyarakat Arab kepada Nabi Muhammad.
Baca juga :

Namun bagi orang beriman yang mempercayai bahwa Allah Azza wa jalla adalah Dzat Yang Maha Kuasa, kejadian tersebut bukan sesuatu yang mustahil. Sangat mungkin sekali, sebab beliau tidak berangkat dengan kemauan sendiri, tapi Allah-lah yang berkehendak. Tak ada sesuatu yang mustahil bagi Allah jika Dia menghendaki, walaupun itu di luar kemampuan manusia.

Ibarat seekor semut yang "menumpang" naik pesawat terbang dari Jakarta menuju Surabaya, kemudian kembali lagi ke Jakarta. Yang pasti, kaum semut tidak akan percaya akan cerita si semut yang telah melakukan perjalanan dalam waktu sesingkat itu. Tapi hal itu sangat mungkin terjadi, sebab dia memakai kendaraan yang kecepatannya tidak pernah terbayangkan oleh kaum semut. (Fiqh Klasik, 250).

Begitu pula dengan isra' mi'raj Nabi Muhammad. Peristiwa itu tidak akan terbayangkan oleh akal manusia, sebab yang digunakan Nabi adalah kendaraan yang kecepatannya di luar jangkauan serta tidak pernah terbayangkan oleh akal manusia, yakni Buraq.
image_title
Pasang Iklan
Print Friendly and PDF
70416 23604 72624

Mau donasi lewat mana?

Mandiri a.n. Kholil Khoirul Muluk
REK (90000-4648-1967)
Bantu SantriLampung berkembang. Ayo dukung dengan donasi. Klik tombol merah.
Blogger and WriterCreator Lampung yang masih harus banyak belajar.

Suratku untuk Tuhan - Wahai Dzat yang kasih sayangnya tiada tanding, rahmatilah tamu-tamuku disini. Sebab ia telah memuliakan risalah agama-Mu. Selengkapnya

Donasi

BANK Mandiri 9000046481967
an.Kholil Khoirul Muluk